<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Celoteh Odie</title>
	<atom:link href="http://blogodie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogodie.wordpress.com</link>
	<description>buah pikiran yang kadang luput dari sensor....</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Jul 2010 18:32:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='blogodie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/7c36fd789f39158960aaec60acb6c282?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Celoteh Odie</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://blogodie.wordpress.com/osd.xml" title="Celoteh Odie" />
	<atom:link rel='hub' href='http://blogodie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Aji Mumpung Si Tabung</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com/2010/07/14/aji-mumpung-si-tabung/</link>
		<comments>http://blogodie.wordpress.com/2010/07/14/aji-mumpung-si-tabung/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 18:32:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Odie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Realita]]></category>
		<category><![CDATA[gas]]></category>
		<category><![CDATA[kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[ledakan]]></category>
		<category><![CDATA[lpg]]></category>
		<category><![CDATA[tabung]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://blogodie.wordpress.com/2010/07/14/aji-mumpung-si-tabung/</guid>
		<description><![CDATA[Ledakan gas LPG 3 Kg jadiberita besar beberapa pekan ini. Banyak korban, baik jiwa maupun harta berjatuhan. Tuduhan pun kemudian diarahkan ke LPG 3Kg bersubsidi yang dianggap tak layak pakai, atau tak standar. Banyak yang disalahkan, mulai dari pertaminanya, tukang jual selangnya, atau regulatornya, atau tabungnya, malah tukang bubur juga sering disalahkan. Kasian tukang bubur, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=48&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="display:inline;float:left;margin:0;padding:0;" id="scid:8747F07C-CDE8-481f-B0DF-C6CFD074BF67:52b8fffd-6ef4-4a28-81aa-5aa2cde82a9c" class="wlWriterEditableSmartContent"><a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/07/12864728_18x6.jpg" title="Sumber : Google" rel="thumbnail"><img border="0" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/07/12864728_1.png?w=217&#038;h=288" width="217" height="288" /></a></div>
<p>Ledakan gas LPG 3 Kg jadiberita besar beberapa pekan ini. Banyak korban, baik jiwa maupun harta berjatuhan. Tuduhan pun kemudian diarahkan ke LPG 3Kg bersubsidi yang dianggap tak layak pakai, atau tak standar. Banyak yang disalahkan, mulai dari pertaminanya, tukang jual selangnya, atau regulatornya, atau tabungnya, malah tukang bubur juga sering disalahkan. Kasian tukang bubur, apa daya, tak mampu melawan, kan cuma tukang bubur, hehehe…</p>
<p> <span id="more-48"></span>
<p>Nah, Saya pernah nonton berita yang isinya tentang kebakaran, yang dikabarkan disebabkan oleh meledaknya tabung gas. Kemudian saya juga pernah membaca berita tentang ledakan gas yang menyebabkan kebakaran, hahaha…maap bahasanya harus saya persulit, mungkin bagi saya sulit membuat bahasa penulisan saya mudah. nah, ada sebuah berita, lengkap dengan videonya. Isi beritanya tentang kebakaran yang disebabkan tabung gas meledak, anehnya, itu tabung gas masih utuh, trus pas disorot kamera, masih mengeluarkan gas sedikit. Dan yang lebih aneh lagi, dari videonya bisa dianalisa, bahwa tempat gas itu berada merupakan tempat terakhir yang terbakar. Aneh bukan? Saya saja bingung, apalagi polisi yang akan melakukan investigasi nanti.</p>
<p>Nah lanjut lagi, ada kebakaran di mana saya lupa, masih bersumber dari berita, dan tabung gas 3 Kg masih jadi tersangka. Namun anehnya lagi, sumber api dari tempat katering, yang sedang dapat banyak order, yang mengakibatkan pemiliknya stress dan nekat membakar tempat usahanya sendiri. oke oke, kalimat terakhir itu hanya rekayasa saya, tapi faktanya adalah, tempat katering itu besar, dan banyak karyawan, apa mungkin mereka menggunaka tabung 3 Kg? bisa jadi, karena tabung 3 Kg itu bersubsidi, dan tentu murah, bahkan 50% lebih murah. Namun, saya menangkap beberapa hal tak lazim dari 2 kasus diatas. Kenapa buru buru menuduh si tabung yang sebenarnya hanya bersalah sedikit? taoh seharusnya faktor safety yang harus jadi prioritas utama, seperti ketersediaan pemadam api, walau yang kecil sekalipun, toh mencegah lebih baik daripada memfitnah bukan?</p>
<p>Saya merasa iba dengan tabung gas 3 Kg yang sering disalahkan, walau di TKP, mereka itu tak ada, dan tak terlibat. Kesannya jadi memaksa dan menyalahkan barang yang memang sedang jadi momok <em>gitu loh. </em>Entah memang benar atau tidak, yang jelas, investigasi polisi yang “baik dan Benar” tentu ditunggu, agar masyarakat lebih lega, dan tahu informasi sebenarnya.</p>
<p>Entahlah…</p>
<p> <img class="alignnone size-full wp-image-6" title="My Signature" alt="My Signature" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/04/sign.png?w=97&#038;h=48" width="97" height="48" /></p>
<br />Filed under: <a href='http://blogodie.wordpress.com/category/realita/'>Realita</a> Tagged: <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/gas/'>gas</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/kebakaran/'>kebakaran</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/ledakan/'>ledakan</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/lpg/'>lpg</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/tabung/'>tabung</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogodie.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogodie.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=48&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogodie.wordpress.com/2010/07/14/aji-mumpung-si-tabung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5996cff6e9bf6f87025f367067986a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">King Puppetz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/07/12864728_1.png" medium="image" />

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/04/sign.png" medium="image">
			<media:title type="html">My Signature</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Inilah Dunia Kita</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com/2010/06/03/inilah-dunia-kita/</link>
		<comments>http://blogodie.wordpress.com/2010/06/03/inilah-dunia-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Jun 2010 18:52:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Odie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Realita]]></category>
		<category><![CDATA[birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Mavi Marmara]]></category>
		<category><![CDATA[Political View]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Susno Duadji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blogodie.wordpress.com/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Israel kembali membuat gempar dunia. Serangan biadab ke kapal Mavi Marmara membuat hampir seluruh dunia bereaksi keras terhadap negara kecil ini. Indonesia, Turki, Inggris, Mesir, termasuk Amerika Serikat menganggap ini sudah keterlaluan. Namun yang namanya disebut belakangan hanya mengatakan &#8220;terlalu keras&#8221; atau &#8220;agak berlebihan&#8221;, yah, kurang lebih hanya basa basi dan sekedar asal mengeluarkan reaksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=36&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/06/interstellar_beautifuldirty.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-43" title="Ilustrasi" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/06/interstellar_beautifuldirty.jpg?w=250&#038;h=250" alt="" width="250" height="250" /></a>Israel kembali membuat gempar dunia. Serangan biadab ke kapal Mavi Marmara membuat hampir seluruh dunia bereaksi keras terhadap negara kecil ini. Indonesia, Turki, Inggris, Mesir, termasuk Amerika Serikat menganggap ini sudah keterlaluan. Namun yang namanya disebut belakangan hanya mengatakan &#8220;terlalu keras&#8221; atau &#8220;agak berlebihan&#8221;, yah, kurang lebih hanya basa basi dan sekedar asal mengeluarkan reaksi saja. Yang paling kentara, tentu di negeri sendiri, dimana seluruh rakyat bereaksi. Maklum saja, 12 orang Indonesia ikut menjadi relawan di Mavi Marmara.</p>
<p>Saya coba meninggalkan Mavi Marmara, menuju Indonesia. Nah disini, sebenarnya juga banyak kabar yang menggemparkan. Contoh, Bibi-Chandra, Penangkapan Susno Duadji, atau kepergian Sri Mulyani, atau ulah anggota DPR-RI yang minta gedung baru. Banyak, sampai sampai saya membayangkan, kalau di akhir tahun,Kaleidoskop tahun 2010 bakal berdurasi 3 jam, hahahaha. Saya berpikir sejenak, dimana persamaan semua kasus yang saya sebut dan yang tidak sempat saya sebut?</p>
<p><span id="more-36"></span>Pertama,  sama sama bikin gempar sesaat. Beritanya datang dengan cepat, semua media membahas, apalagi jika ada keterlibatan orang penting, atau badan atau lembaga yang dikenal. Kasus Gayus misalnya, melibatkan Lembaga pajak indonesia, yang pada imbasnya, langsung ke seluruh pegawai kantor pajak, baik yang bersih atau tidak. Susno, sama, dari mulai keterlibatan dalam kasus pertama yang membuatnya terkenal dengan istilah &#8220;cicak Buaya&#8221;, kemudian kasus kasus selanjutnya yang tak kalah menggemparkan. Anggodo Widjojo juga bernasib sama, gempar, kemudian malah dicalonkan sebagai &#8220;Kapolri&#8221; karena kemampuannya mengendalikan Badan Kepolisian Indonesia. Dan selalu, ketika ada muncul berita hangat lainnya, maka mereka, baik secara perlahan atau pun drastis, akan segera dilupakan. Percaya atau tidak&#8230;</p>
<p>Kedua, menurut saya, sama sama suka mandeg ditengah puncak. Maksudnya, ketika ada kasus lain yang lebih menggemparkan, maka kasus kasus yang sedang naik &#8220;ratingnya&#8221; kemudian pasti turun. Entah secara teratur atau perlahan. Tapi saya jamin pasti akan menghilang. Entah ini karena peranan media yang jor-joran dalam mengumbar berita terhangat, atau memang ada skenario yang entah dimainkan oleh siapa, atau anda punya pendapat yang berbeda? Kasus Bibit-Chandra, ketika sudah terlalu panas, dan melibatkan banyak orang, dan juga banyak motif politik yang tersembunyi dan berbau, maka kemudian &#8220;pahlawan&#8221; pun dipaksa turun menengahi. Ialah SBY, yang kemudian menunjuk tim 9 untuk mencari penyelesaian yang terbaik. Anda masih ingat ketika anggodo dipanggil untuk dimintai keterangan oleh tim 9? kalau anda teliti, anda bisa melihatreaksi ketakutan Anggodo, dan kalau anda jeli, anda akan bisa melihat kalau anggodo dalam posisi yang tidak bersalah, namun tidak juga benar, yaah&#8230;seperti dijebak dan dikendalikan sebagai boneka lah.</p>
<p>Ketiga, dan mungkin terakhir, adalah, semua kasus ini sarat muatan tertentu. Kasus Mavi Marmara, tentu bermuatan kepentingan Israel yang menegaskan bahwa &#8220;jangan main main dengan KAMI!&#8221; Jelas, mereka tidak takut dengan ancama pelanggaran ham, karena yang mereka serang adalah kapal bantuan kemanusiaan. tentu mereka sudah tahu bahwa ini kapal kemanusiaan, dan dengan menyerangnya tentu mereka tahu akan resikonya. Dan mereka tetap menyerang. HEBAT! Sri Mulyani, nah yang ini sarat dengan muatan politis. Anda pasti juga sudah tahu itu. Kedudukannya banyak diincar oleh parpol yang bernafsu menyikat habis seluruh posisi di pemerintahan. Dan juga isu Sri Mulyani yang akan mengaudit pengemplang pajak, yang ternyata rekor pengemplangnya dipegang oleh ABURIZAL BAKRIE! hahahaha&#8230;. orang kaya yang ndak jujur. ah, pusing jika saya harus mengeluarkan pendapat saya disini.</p>
<p>Yang jelas, perbuatan melawan hukum dinilai sebagai kejahatan, dan pelakunya ditetapkan sebagai penjahat. Nah, tugas kita tinggal menilai, siapa penjahat, siapa yang jagoan, terlepas pangkat dan jabatan mereka, atau cara mereka menarik simpati masyarakat. Yang ditahan bilang &#8220;saya di dzalimi&#8221; yang nuntut bilang &#8221; Demi Tuhan&#8221;, yang bikin kita makin bingung toh&#8230;.<br />
Jangan sampai bunuh diri gara gara pusing liat Dunia kita, mau tidak mau, ya INILAH DUNIA KITA&#8230;</p>
<p>Salam</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogodie.wordpress.com/category/realita/'>Realita</a> Tagged: <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrasi/'>birokrasi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/israel/'>Israel</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/mavi-marmara/'>Mavi Marmara</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/political-view/'>Political View</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/politik/'>Politik</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/susno-duadji/'>Susno Duadji</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogodie.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogodie.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=36&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogodie.wordpress.com/2010/06/03/inilah-dunia-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		<georss:point>-0.025990 109.351300</georss:point>
		<geo:lat>-0.025990</geo:lat>
		<geo:long>109.351300</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5996cff6e9bf6f87025f367067986a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">King Puppetz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/06/interstellar_beautifuldirty.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Ilustrasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tingkah Memalukan Mereka&#8230;</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/19/tingkah-memalukan-mereka/</link>
		<comments>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/19/tingkah-memalukan-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 17:13:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Odie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Political View]]></category>
		<category><![CDATA[birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[birokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung baru]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung Dewan]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://blogodie.wordpress.com/2010/05/19/tingkah-memalukan-mereka/</guid>
		<description><![CDATA[Tertawa!!! itu yang spontan saya lakukan, saat baca berita di detik, berita di TV, surat kabar, kaskus, dan banyak sumber lain. Setelah tertawa puas, giliran hati saya yang menggeram. Sungguh memalukan. Dulu, pernah kejadian di Pontianak, ketika anggota DPRD Propinsi akan habis masa jabatan, mereka ribut. Ribut meminta kenang kenangan dari pemerintah. Buseeeet!!!! kenang kenangan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=31&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/03032010_sidang_paripurna_dpr.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;margin-left:0;border-top:0;margin-right:0;border-right:0;" title="ruang sidang" border="0" alt="ruang sidang" align="left" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/03032010_sidang_paripurna_dpr_thumb.jpg?w=267&#038;h=213" width="267" height="213" /></a> Tertawa!!! itu yang spontan saya lakukan, saat baca berita di detik, berita di TV, surat kabar, kaskus, dan banyak sumber lain. Setelah tertawa puas, giliran hati saya yang menggeram. Sungguh memalukan. Dulu, pernah kejadian di Pontianak, ketika anggota DPRD Propinsi akan habis masa jabatan, mereka ribut. Ribut meminta kenang kenangan dari pemerintah. Buseeeet!!!! kenang kenangan kok minta minta gitu lo??? Lucu, miris, sedih, geram, dengan kelakuan mereka. Kenang kenangannya memang tidak banyak, mereka pada waktu itu minta cincin emas, kalo tidak salah 30an gram saja. kecil memang, tapi, dari segi kuantitas, tentu tidak sedikit uang yang harus keluar ketika membelikan cincin itu untuk ratusan anggota dewan, BEGH!!!!</p>
<p> <span id="more-31"></span>
<p>Saya pikir, apa yang mereka hasilkan di Pontianak (periode 2004-2009)?? NOL! Lucu saja melihat kelakuan mereka. Mahasiswa yang KKN saja, tidak pernah memohon kenang kenangan apapun ketika selesai KKN. Saya ualangi, MEMOHON!! Kesannya memang seperti itu, mereka mengemis meminta kenang kenangan, sebagai hadiah mereka tutup usia jabatan. Andai ruang rapat bisa bicara, tentu mereka juga mencibir “kenang kenangan apanya…wong kerja saja mereka tidak becus!!!” Begitulah kira kira cibirannya. Sungguh tingkah yang sudah dapat ditebak, menyuap untuk bisa duduk di”sana” kemudian mengambil keuntungan sebanyak-banyaknya, setelah itu, minta fasilitas enak, mewah, eh, sudah mau turun, minta hadiah lagi. Emang negara punya kalian?</p>
<p>Belum lagi ingatan ini memudar, kembali mereka buat ulah. Minta gedung baru!!!! Weleh weleh….bukan sedikit biayanya cuy. 1,8 triliun, kurang lebih dianggarkan segitu. Kalu dikalkulasi, uang segitu cukup untuk membangun gedung sekolah sebanyak 12.000 unit. Tapi, memang susah untuk menganggarkan segitu kalo untuk sekolah, fasilitas umum, yang mereka tidak bisa menikmati secara langsung.<a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/gandungsialan.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;margin-left:0;border-top:0;margin-right:0;border-right:0;" title="gandungsialan" border="0" alt="gandungsialan" align="left" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/gandungsialan_thumb.jpg?w=231&#038;h=182" width="231" height="182" /></a> Anggota DPR dari Fraksi Golkar Gandung Pardiman malah nyeletuk “Kaitannya dengan gedung yang miring, saya tidak mau mati konyol. Meski berdoa, tapi tetap saja saya tidak mau mati konyol,&quot;. Mati aja lu!!! Pernah mendengar Guru di pelosok yang gedungnya sudah sangat miring, bahkan sudah jebol, berkata “saya tidak mau mati konyol??” TIDAK!!! Bahkan, mereka rela mati, demi membangun negeri dengan mendidik putra putri bangsa!!!!</p>
<p>Sudut kemiringan Menara pisa mencapai 3,97 derajat, yang menjadikannya sebagai keajaiban dunia. Nah, dengar dengar gosip, kalangan DPR bilang gedung yang mereka tempati kemiringannya mencapai 6 derajat. Saya lalu berpikir, “Gedung DPR harus diajukan untuk menjadi salah satu keajaiban dunia dong, miringnya saja hampir 2 kali dari menara pisa.” Lagi lagi, saya berpikir pragmatis, bagaimana kalo rakyat serempak melakukan gerakan Genocide atau pemusnahan masal kepada anggota dewan yang<strike> terhormat</strike> terlicik, jadi, kita pemilu ulang, dan pilih wakil yang benar benar menjadi toa untuk rakyatnya.</p>
<p>Ribet rasanya memikirkan hal ini, sampai sampai, Ibu ane prihatin dengan ane yang selalu memikirkan hal yang menurutnya terlalu tinggi ini. “mereka aja ndakmikirin kita nak, ngapain kita mikirin mereka”</p>
<p>Kenapa? Karena saya mau INDONESIA JAYA!! BERSIH!!! itu saja…</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogodie.wordpress.com/category/political-view/'>Political View</a> Tagged: <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrasi/'>birokrasi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrat/'>birokrat</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/gedung-baru/'>Gedung baru</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/gedung-dewan/'>Gedung Dewan</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/political-view/'>Political View</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/politik/'>Politik</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogodie.wordpress.com/31/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogodie.wordpress.com/31/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=31&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/19/tingkah-memalukan-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5996cff6e9bf6f87025f367067986a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">King Puppetz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/03032010_sidang_paripurna_dpr_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ruang sidang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/gandungsialan_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gandungsialan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Masih Membunuh kaum Birokrat</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/06/masih-membunuh-kaum-birokrat/</link>
		<comments>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/06/masih-membunuh-kaum-birokrat/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 May 2010 08:34:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Odie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Political View]]></category>
		<category><![CDATA[birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[birokrat]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kolusi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[nepotisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://blogodie.wordpress.com/2010/05/06/masih-membunuh-kaum-birokrat/</guid>
		<description><![CDATA[Lama berkutat dengan berbagai aktivitas membuat saya kurang mengikuti perkembangan berita politik dan yang lainnya di TV. 3 – 4 hari yang lalu saja order bertumpuk, dan membuat saya kerja dari pagi ke tengah malam, dan lanjut di pagi harinya lagi. Namun hari ini saya cukup senang, karena ada tenggat waktu untuk beristirahat, dan saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=26&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/305908_f520.jpg"><img style="border-bottom:0;border-left:0;display:inline;margin-left:0;border-top:0;margin-right:0;border-right:0;" title="305908_f520" border="0" alt="305908_f520" align="left" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/305908_f520_thumb.jpg?w=270&#038;h=215" width="270" height="215" /></a> Lama berkutat dengan berbagai aktivitas membuat saya kurang mengikuti perkembangan berita politik dan yang lainnya di TV. 3 – 4 hari yang lalu saja order bertumpuk, dan membuat saya kerja dari pagi ke tengah malam, dan lanjut di pagi harinya lagi. Namun hari ini saya cukup senang, karena ada tenggat waktu untuk beristirahat, dan saya habiskan dengan menonton TV. Naaa… ini yang menarik, bahwa headline berita hari ini sungguh diluar dugaan. Entah telinga saya yang masih simpang siur, atau otak saya yangmasih belum menanggapi sesuatu secara sempurna, yang jelas, Menkeu kita, Ibu Sri Mulyani, mendadak dangdut!!!!!!!!!! “membayangkan Ibu Menteri bergoyang dangdut diruang rapat DPR…”</p>
<p> <span id="more-26"></span>
<p>Hahahaha…maksudnya, mendadak menjadi pusat perhatian untuk kali kesekian. Bagaimana tidak? mata saya yang masih sayu, langsung segar begitu membaca newsticker sebuah stasiun TV swasta, yang isinya kurang lebih “Menkeu Sri Mulyani mengajukan surat pengunduran diri ke SBY.” Whaw….serius??? akhirnya, seseorang harus mengalah, itu pikiran yang terlintas di benak saya. Nah, asyik membaca lagi, saya semakin terkejut. Newsticker bilang “ Sri Mulyani ditarik World Bank untuk mengisi posisi Managing Director” What the f***??? Ini baru keren.., seseorang yang sedang ribut ribut di Negaranya, tiba tiba ditarik di World Bank, untuk mengisi jabatan super penting, yang ketika bidan itu dijabat di Negaranya, banyak yang ingin menjatuhkan, dengan tuduhan, fitnah, atau meng-under estimate-kan dirinya.</p>
<p>Lanjut lagi nonton, ada komentar anggota Taman kanak kanak (DPR-RI) dari fraksi apa saya lupa, dan kalo nggak salah punya nama “Bambang Soesatyo”. Die berkomentar kurang lebih seperti ini “Mungkin ini upaya dari pihak bank dunia untuk menurunkan tensi pilitik yang sedang meninggi di Indonesia, bla bla bla…” Omongan tidak berpendidikan lainnya keluar darimulut jontornya itu. Ane sedikit tertawa sih.., terlepas dari benar atau tidaknya omongan si Bambang.</p>
<p>Analisa ane, tidak mungkin Bank Dunia rela relaan untuk menarik Sri Mulyani menjabat posisi penting di Bank, agar Indonesia bisa stabil, dan tensi politik bisa turun dan “Ngadem” dengan cepat. Itu TIDAK MUNGKIN! Lucu sekali bila Bank yang memang berkelas dunia ini menarik orang yang tidak berkompeten, hanya untuk meredam emosi suatu negara. Mustahil, malah menurut ane, bank dunia memang mengharapkan ada bank yang terkena krisis, sehingga bank dunia bisa dengan mudah masuk dan mengintervensi &quot;(maap, ilmu ane terhadap bank terlalu lemah, sehingga asumsi ini hanya berlebihan saja…hehehe)</p>
<p>Yah, namanya juga Indonesia, Yang pintar dikucilkan, yang bodoh diagungkan. Habibie, dosen dosen pintar, dan banyak lagi orang pintar lainnya yang dibuang karena dianggap berbahaya oleh elit elit negara yang Egois. Andai saja saya orang pintar, saya pun pasti akan pergi dari indonesia, dan bekerja diluar Negeri, karena dari banyak pengalaman, di luar negeri, kita dibayar lebih mahal untuk otak kita, bukan untuk mulut koar koar gak ada isi. seperti semboyan,</p>
<p>“Tong kosong nyaring bunyinya…”</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogodie.wordpress.com/category/political-view/'>Political View</a> Tagged: <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrasi/'>birokrasi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrat/'>birokrat</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/kolusi/'>kolusi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/korupsi/'>korupsi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/nepotisme/'>nepotisme</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogodie.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogodie.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=26&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/06/masih-membunuh-kaum-birokrat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5996cff6e9bf6f87025f367067986a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">King Puppetz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/305908_f520_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">305908_f520</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membunuh Kaum Birokrat Kotor</title>
		<link>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/02/membunuh-kaum-birokrat-kotor/</link>
		<comments>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/02/membunuh-kaum-birokrat-kotor/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 May 2010 07:57:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Odie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Political View]]></category>
		<category><![CDATA[birokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[birokrat]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[kolusi]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[nepotisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://blogodie.wordpress.com/2010/05/02/membunuh-kaum-birokrat-kotor/</guid>
		<description><![CDATA[Gayus, sebuah nama yang menarik banyak perhatian orang di Indonesia akhir akhir ini. Makelar Kasus, Mafia pajak, semua akhirnya terungkap, walau belum sepenuhnya sih. mungkin ini pengejawatahan dari sebuah kejenuhan berwarga negara. Bagaimana tidak jenuh, dari pejabat kelas kakap, sampai kepala desa, sudah akrab dengan korupsi, kolusi, nepotisme. Memang bosan, baik saya yang membuat tulisan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=21&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/stoppress.jpg"><img style="display:inline;margin-left:0;margin-right:0;border:0;" title="stop-press" src="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/stoppress_thumb.jpg?w=219&#038;h=202" border="0" alt="stop-press" width="219" height="202" align="left" /></a>Gayus, sebuah nama yang menarik banyak perhatian orang di Indonesia akhir akhir ini. Makelar Kasus, Mafia pajak, semua akhirnya terungkap, walau belum sepenuhnya sih. mungkin ini pengejawatahan dari sebuah kejenuhan berwarga negara. Bagaimana tidak jenuh, dari pejabat kelas kakap, sampai kepala desa, sudah akrab dengan korupsi, kolusi, nepotisme. Memang bosan, baik saya yang membuat tulisan ini, maupun anda yang membaca tulisan ini. Entah sudah berapa puluh ribu tulisan yang mengangkat tema ini, namun kenyataan tidak pernah berubah. Sebuah adat dari negara ini, yang sudah berakar sampai ke jabatan publik paling bawah, yang pada prosesnya, selalu pada akhirnya mencari untung, atau katanya “uang lelah”. Lalu, kalau ada uang lelah, untuk apa gaji mereka? untuk uang beli mobil? Hebat!!</p>
<p><span id="more-21"></span></p>
<p>Saya pernah berurusan dengan birokrat bajingan seperti ini. Alkisah Saya berniat me-legalisir ijazah SMK ane. Urusan ini ya mau tidak mau memang ke Dinas Pendidikan. Saya lupa di Dinas Propinsi apa dinas kota, tapi bukan itu persoalannya. Ketika di Kantor Dinas, saya pun berurusan dengan ibu, paruh baya, berkerudung, dan raut wajahnya menggambarkan letih, tekanan di kantor, atau entah apa. Saya sempat berpikir, mungkin salah waktu, cuma, hanya hari itulah waktu yang tersisa untuk saya. Saya pun menyerahkan berkas ijazah beberapa lembar untuk di legalisir. Selesai melegalisir, saya mengucapkan terima kasih. Tapi, yang dijawab ibu itu bukan “sama-sama” atau ucapan lazim sebagai balasan ucapan terima kasih, melainkan : “biaya administrasinya dek..” Wougeh!!! Sekaget kagetnya tupai melompat, akhirnya kaget juga, maksudnya, saya berfikir, ternyata ada biaya administrasi untuk mengurus legalisir. Oke, saya coba bertanya, “berapa biayanya bu?”. “Terserah dek, disini biaya administrasi ndak boleh ditentukan…” Oalah….DAHSYAT!! Ada ya, biaya administrasi yang tidak boleh ditentukan?? ternyata memang ada. Singkat cerita, saya hanya membayar seadanya, dikarenakan itu tadi, tidak boleh ditentukan, dan secara sukarela.</p>
<p>Inti dari cerita diatas, bahwa mereka tidak sadar, bahwa mereka digaji negara memang untuk hal itu, mengabdi kepada masyarakat, sesuai bidang yang mereka geluti. Yang tukang urus berkas berkas legalisir, ya itulah kewajiban mereka, jadi tidak ada biaya tambahan, kecuali memang ada ketentuan dalam undang undang, seperti membuat SIM, dan <em>laen laen lah.</em></p>
<p>Sebenarnya masih banyak persoalan birokrasi yang masih tersangkut di otak saya, tapi sepertinya saya harus sudahi dulu. memberi kesempaan rehat otak saya, dan sekaligus menyiapkan materi lain untuk sambungan dari artikel ini.</p>
<p>Mari…</p>
<br />Filed under: <a href='http://blogodie.wordpress.com/category/political-view/'>Political View</a> Tagged: <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrasi/'>birokrasi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/birokrat/'>birokrat</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/budaya/'>budaya</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/kolusi/'>kolusi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/korupsi/'>korupsi</a>, <a href='http://blogodie.wordpress.com/tag/nepotisme/'>nepotisme</a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/blogodie.wordpress.com/21/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/blogodie.wordpress.com/21/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=blogodie.wordpress.com&amp;blog=13027513&amp;post=21&amp;subd=blogodie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blogodie.wordpress.com/2010/05/02/membunuh-kaum-birokrat-kotor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<georss:point>-0.025990 109.351300</georss:point>
		<geo:lat>-0.025990</geo:lat>
		<geo:long>109.351300</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5996cff6e9bf6f87025f367067986a2e?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">King Puppetz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://blogodie.files.wordpress.com/2010/05/stoppress_thumb.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">stop-press</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
